TANDA TANDA PEMALAS
Suatu ketika, ada seorang anak bernama einstein. Dia banyak di ledek karena namanya seperti Albert Einstein. Teman-temanya pikir, dia tak sepintar Albert Einstein. Namun, yang terjadi justru sebaliknya
Guru : “Anak-anak, ayo keluarkan tugas yang kemarin diberikan. Sudah di kerjakan kan??”
Murid : “Sudaah......!!!!”
Guru : “Baiklah. Saya periksa ya”
Murid-murid terdiam. Betapa terkejutnya guru tersebut ketika melihat pekerjaan semua murid yang mengumpulkan. Namun, hanya tugas Einsteinlah yang mendekati sempurna. Hingga pada akhirnya........
Guru : “Saya sangat kecewa dengan pekerjaan kalian! Harusnya kalian menjabarkan. Kenapa rata-rata jawabnya hanya 1 kalimat????”
Murid : “..................”
Guru : “Einstein, selamat! Hanya tugas kamu yang mendekati sempurna”
Einstein : “Iya bu. Terima kasih”
Guru : “Menurut kamu Einstein, bagaimana dengan teman-temanmu ini???”
Einstein : “Saya rasa mereka terkena tanda-tanda pemalas bu”
Guru : “Loh,kok bisa?????”
Einstein : “Iya bu.Tanda-tanda pemalas kan biasanya suka mempersingkat apa yang harus dikerjakan,suka menunda-nunda,acuh tak acuh,mementingkan kepentingan pribadi,di kelas suka bermain ponsel (karena boleh membawa ponsel) ,suka berhubungan dengan pacarnya, suka lirik-lirikan dengan lawan jenis,banyaklah bu”
Guru : “Loh,jadi kalau saya main ponsel untuk berkomunikasi dengan suami saya,saya seorang pemalas???”
Einstein : “Iya.betul sekali....Sudah jelas di depan pintu atau di mading tertulis “matikan ponsel saat kegiatan belajar mengajar””
Guru : “&(!@&^%(*%$#%^!!!!!!!!.....”
Memang tidak ada manusia yang sempurna. Banyak yang menomorsatukan kepentingan pribadi daripada kepentingan orang lain yang membutuhkan......
BERPOLITIK
Guru: Joni, bagaimana pendapat kalian tentang politik?
Joni: Nggak tau Bu, saya nggak suka politik. Banyak yang main curang, apalagi yang korupsi, banyak sekali
Bu.Guru: Eh jangan gitu! Politik itu bagus lho, politik itu usaha dilakukan warga negara untuk mencapai tujuan bersama dan yang kita lakukan juga ada politiknya.
Joni: Oh begitu ya Bu. Saya jadi suka politik. Oke deh saya akan memakai politik dalam ujian nanti.
Guru: Bagus, gimana cara politik Joni biar tujuan dalam ujiannya tercapai?
Joni: Ya belajarlah, apalagi ada Google, jadi makin mudah deh.
Guru: Pintar, apa yang akan Joni cari di Google?
Joni: Cara menyontek saat ujian agar tidak ketahuan, Bu.

Komentar
Posting Komentar